"Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini".  (QS : 47:38).

Komentar

Suka Situs Ini...?

www.radiorisalah.com

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini :40
mod_vvisit_counterKemarin :160
mod_vvisit_counterMinggu ini :848
mod_vvisit_counterMinggu Lalu :1036
mod_vvisit_counterBulan ini :40
mod_vvisit_counterBulan Lalu3348
mod_vvisit_counterSemua :547842

Sedang Online: 4
IP Anda : 54.90.243.204
,
Today: Nov 01, 2014

Artikel dibaca

Content View Hits : 909877



Informasi & Registrasi : SMS : 0813-21204471 - 081-802003336 - Pin BB : 21A16470

User Rating: / 32
PoorBest 

Risalah Wanita (Eps 15)

Surat Maryam yang tertera dalam Al Quran, merupakan bukti bahwa kaum wanita bukanlah kaum yang lemah, kaum tidak dapat dijadikan panutan. Kisah Maryam yang sekaligus merupakan nama surat dalam Al Quran ini, tentunya mengandung banyak sekali hikmah yang bermanfaat bagi manusia…

Nama Maryam bermakna ibadah. Orang tuanya memberikan nama tersebut karena berharap, bahwa nanti anaknya itu akan menjadi orang yang senantiasa beribadah kepada Allah. Maryam adalah keturunan dari keluarga yang sholeh, berasal dari ayah dan ibu yang sholeh, dan dari semenjak kecil ia di asuh oleh orang yang sholeh pula, yaitu Nabi Zakaria as.

Dalam masa pertumbuhannya, Maryam sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah. Ia adalah wanita yang gemar sekali berpuasa dan melaksanakan shalat malam. Kehidupan Maryam berlangsung terus dalam keadaan seperti itu, tidak ada sesuatupun yang mengeruhkan kejernihan, ketenangan dan kesendiriannya dalam melaksanakan ibadah yang penuh kesungguhan dan ketundukan kepada Allah.

Tetapi Nabi Zakaria as menemukan sesuatu yang asing dan aneh terjadi pada diri Maryam. Tiap kali ia masuk mengunjungi mihrab Maryam, ia selalu mendapati Maryam telah memiliki rezeki berupa makanan. Padahal tidak ada orang selain diriya yang masuk ke mihrab Maryam. Dari kejadian ini, Nabi Zakaria yakin bahwa Allah telah mengkhususkan kedudukan Maryam, dengan kedudukan yang mulia, dan Allah telah memilihnya dari seluruh wanita yang ada di seluruh alam raya ini. Ketika Nabi Zakaria wafat dan pengurus Maryam diserahkan kepada Yusuf an-Najar. Dan, setiap kali Yusuf hendak mengirimkan makanan kepada Maryam, iapun selalu melihat makanan dari berbagai jenis telah tersedia dalam mihrab Maryam.

Demikianlah kehidupan Maryam, ia senantiasa tenggelam dalam ibadahnya, berpuasa, shalat malam, dan senantiasa tunduk dan patuh kepada Allah..sampai pada suatu saat, Allah mengutus Jibril dalam bentuk manusia untuk memberikan kabar gembira kepada Maryam..yaitu seorang anak laki-laki yang akan dikandungnya..

Maryam sangat terkejut menerima berita yang disampaikan oleh Jibril, sehingga di abadikan dalam dalam Al Quran, Maryam berkata ; “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak-laki-laki, sementara tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku, dan aku bukan pula seorang pezina”.

Tetapi, semua itu adalah ketetapan Allah, dan dalam waktu singkat, Maryam-pun telah mengandung bayi yang telah ditetapkan oleh Allah. Ketika menghadapi hal ini, Maryam-pun berdo’a “ Ini adalah kasih sayang-mu wahai Tuhanku, ampunan-Mu, dan keridhoan-Mu. Engkaulah yang Maha tau apa yang ada dalam diriku, sedangkan aku tidak mengetahui apa yang ada dalam diri-Mu”…

Tidak ada satupun di hadapan Maryam kecuali satu hal, yaitu sepenuhnya menyerahkan diri, ridho dengan sepenuh hati atas ketetapan yang Allah ridhoi untuk dirinya. Kejadian ini tentunya membuat Maryam menjadi wanita yang paling hina di antara kaumnya, ia disingkirkan, dan tidak ada satupun dari kaumnya yang mau menolongnya.

Singkatnya, dalam keadaan yang sangat sulit, bagi seorang wanita, Maryam tetap teguh dalam keimanannya, dalam ketaatannya, dan dalam keridhoan-nya kepada apa yang telah Allah takdirkan untuk dirinya. Sampai pada akhirnya, ia melahirkan seorang bayi, yang menjadi salah satu manusia pilihan Allah, yaitu Nabi ‘Isya as.

Gambaran singkat dari kisah Maryam, memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi manusia. Allah telah ridho kepada Maryam dan demikian pula sebaliknya..Maryam pun ridho atas apa yang Allah tetapkan atas dirinya. Kegemaran Maryam dalam melaksanakan puasa dan shalat malam, adalah ibadah yang juga dicontohkan oleh Rasulullah saw melalui kegiatan ibadah pada bulan ramadhan.

Pada Bulan Ramadhan Allah mengharamkan apa yang Allah halalkan bagi hamba-nya sampai waktu yang ditetapkan. Salah satu hikmah dari hal ini adalah, agar kita dapat mencapai keridhoan Allah dari kebaikan yang kita lakukan…

Hal ini sebagaimana kisah Maryam, dalam sudut pandang manusia, tentunya tidak sulit bagi Allah apabila Maryam dinikahkan dengan lelaki yang  sholeh sebagai pendamping, pembimbing dan pelindung dirinya…? Dan tentunya, inipun dapat dilakukan dengan cara yang halal, tetapi apa yang Allah putuskan terhadap Maryam sebagaimana kisah ini, adalah bentuk keridhoan-Nya....Dan Maryam pun ridho atas apa yang Allah putuskan untuk dirinya..

Puasa dan shalat malam adalah salah satu sarana yang yang Allah sediakan agar kita terlatih untuk mencapai ridho-Nya. Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah saw yang bermakna ;

“Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya”. (HR. Ahmad)

Wallahu’alam.

Lainnya..

Akhlaq kepada lingkungan

Melalui air Allah jadikan segala sesuatu yang hidup, banyak sekali fakta dari hasil penelitian ilmu pengetahuan modern menyatakan, bahwa hampir seluruh makhluk di bumi ini memerlukan air sebagai salah satu substansi pembentuk kehidupan. Hal ini tidak...

Selengkapnya

Lembaran kertas putih

Risalah Wanita (EPS 27) Tips dalam mendidik anak Seorang anak yang baru lahir itu ibarat sebuah kertas kosong, tinggal peran orang tua dan lingkungannya yang berpengaruh terhadap anak tersebut. Apabila diatas kertas tersebut dituliskan tentang...

Selengkapnya

Tentang Tafsir

Tafsir Tafsir menurut bahasa adalah menjelaskan dan menerangkan. Terambil dari kata al-fasr yang bermakna menjelasakan dan membuka. Dalam kamus dikatakan bahwa makna al-fasru adalah menjelaskan dan membuka sesuatu yang tertutup. Ulama mengatakan...

Selengkapnya

Wujud Ikhlas dalam Shalat

Empowering Spiritual Power Ikhlas merupakan kata kunci untuk mencapai kesuksesan hakiki,  kesuksesan yang  abadi, dan kesuksesan  dalam pandangan Allah.  Hal ini sebagaimana ayat : “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan...

Selengkapnya

Wanita pilihan Allah

Risalah Wanita (EPS 25) Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia." (Muttafaq...

Selengkapnya

Pemimpin dalam Islam

"Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya, Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atasnya. Seo...

Selengkapnya

Balada Musafir

B a l a d a   M u s a f i r Oleh : K.H. Athian Ali M. Da’i, MA Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan dunia ibarat orang dalam perjalanan menunggang kendaraan, lalu berteduh di bawah pohon untuk berisitirahat dan setelah itu meninggalkannya“ (HR. Ibnu M...

Selengkapnya

Syarat Mencapai Kesuksesan Hakiki

Empowering Spiritual Power Kesuksesan dalam pandangan manusia adalah keberhasilan dari sebuah upaya yang telah di tempuh…atau hasil yang sesuai dengan harapan yang di dapatkan dengan upaya dan pengorbanan. Dalam konteks kesuksesan atau keberhasilan ...

Selengkapnya

Kiat mencetak anak yang sholeh

Pada umumnya, setiap orang tua menginginkan anak yang sholeh, anak yang memiliki kepribadian yang baik. Secara singkat, setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan anak yang sholeh :

Selengkapnya

Tentang Shalat

Risalah Wanita (Eps 12) Jika pada suatu saat kita di undang oleh seseorang untuk datang ke rumahnya, dan dalam undangan itu kita hanya mengenal nama orang yang mengundang kita. Karena ketidaktahuan kita akan banyak hal yang berkaitan dengan und...

Selengkapnya

Kepanikan Zionis Israel

Kedunguan, kebebalan dan kekebalan Zionis-Israel terhadap kutukan masyarakat dunia atas kebiadabannya terhadap rakyat Palestina dan Libanon, rupanya kini bisa dibuat “paranoid” (ketakutan) oleh Randa Ghazi seorang gadis belia yang menulis novel berju...

Selengkapnya

Kesuksesan

Empowering Spiritual Power (1) Kita sering mendengar kata sukses. Tentunya kita semua ingin menjadi orang yang sukses. Dalam pandangan manusia, mungkin kesuksesan itu adalah, menjadi kaya, memiliki keluarga yang terlihat harmonis, mendapatkan pujia...

Selengkapnya

Politik, psikotik dan neurotic

  KURSI KANG ADENG   Pilih mana? Kursi dewan atau rumah sakit jiwa. Ketika quick count direalease,  maka terkuaklah dengan cepat perhitungan yang mendekati akurat dan jelas memberi gambaran kepada rakyat.  Partai mana  yang bertengger di urut...

Selengkapnya

Narsisme..

Risalah Wanita (EPS 20) “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka den...

Selengkapnya

Produktivitas dalam islam

Risalah Wanita (Eps 16) Zakat, termasuk dalam rukun islam yang juga merupakan dari wujud keimanan seseorang. Dalam konteks rukun islam, Zakat sangat berkaitan dengan syahadat, shalat dan puasa yang telah secara singkat telah disampaikan.. Dalam...

Selengkapnya

Fenomena Syirik

Fenomena Syirik   Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah ...

Selengkapnya

Wujud Ikhlas dalam Zakat

Ikhlas merupakan kata kunci untuk mencapai kesuksesan hakiki,  kesuksesan yang  abadi, dan kesuksesan  dalam pandangan Allah. Dalam risalah yang lalu (Wujud Ikhlas dalam Shalat) kita sudah sedikit membahas tentang shalat, yang merupakan wujud dari ke...

Selengkapnya

Kisah Siti Khadijah

Risalah Wanita (EPS 17) Khadijah binti khuwailid, adalah nama yang sudah tidak asing lagi…. Beliau di juluki Ath-thohirah, yang berarti bersih dan suci. Beliau tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mulia dan pada gilirannya beliau menjadi se...

Selengkapnya

Spiritual for Business #3

(Empowering Spiritual Power for Entreupreneur)Komitmen sebagai modal utama Kita semua tahu, Thomas Alva Edison merupakan salah satu ilmuwan paling terkenal sebagai penemu lampu pijar. Padahal hanya tiga tahun dia belajar melalaui pendidikan formal, ...

Selengkapnya

Perjalanan Manusia

Empowering Spiritual Power Pentingnya sebuah proses, Allah ajarkan melalui beberapa ayat yang telah disampaikan dalam risalah yang lalu. Sesungguhnya, jika kita cermati, ada satu hal yang sangat penting yang berkaitan dengan proses,…. ia adalah wa...

Selengkapnya

Hak Cipta adalah Milik Allah..

“Manusia tidaklah menciptakan sebagaimana sifat Allah yang menciptakan segala sesuatu, dari tidak ada menjadi ada” Pada hakikatnya, manusia tidaklah menciptakan sebagaimana sifat Allah yang menciptakan segala sesuatu, dari tidak ada menjadi ada. Man...

Selengkapnya

Tentang Amal

Risalah Wanita (Eps 9) Dalam ilustrasi lilin pada episode yang lalu, sebagai orang yang percaya bahwa api yang menyala pada lilin itu panas, maka dirinya tidak akan pernah membiarkan tangannya berada di atas api tersebut. Berbeda dengan seorang anak...

Selengkapnya

Mengingat Kehidupan Akhirat

Mengingat Kehidupan Akhirat Oleh: K.H. Athian Ali M. Da’i, MA   “Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih” (Al Israa’, 17:10)   Untuk mengingat kehidupan akhirat, kini...

Selengkapnya

Belajar dari Alam

Risalah Wanita (EPS 26) (Mencetak anak yang sholeh) Allah memberikan alam raya ini selain untuk dinikmati, tetapi juga untuk di tafakuri, marilah kita mengambil satu pelajaran dari buah yang tumbuh… Tentunya buah yang bagus bentuknya, man...

Selengkapnya

More in: Inspirasi

-
+
9

Video Jalan Inspirasi..