Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian." (Muslim)

Komentar

Suka Situs Ini...?

www.radiorisalah.com

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini :62
mod_vvisit_counterKemarin :74
mod_vvisit_counterMinggu ini :710
mod_vvisit_counterMinggu Lalu :1036
mod_vvisit_counterBulan ini :3250
mod_vvisit_counterBulan Lalu0
mod_vvisit_counterSemua :547704

Sedang Online: 4
IP Anda : 50.19.206.49
,
Today: Oct 31, 2014

Artikel dibaca

Content View Hits : 909587



Informasi & Registrasi : SMS : 0813-21204471 - 081-802003336 - Pin BB : 21A16470

User Rating: / 12
PoorBest 

Mencoba sharing sesuai dengan pertanyaan salah satu sahabat FB, tentang, “Bagaimana cara melupakan seseorang agar dirinya menjadi tenang”.

Ada dua hal yang ingin saya garis bawahi ;

Yang pertama, sebagaimana ayat ;

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram". (13: 28).

 

Kata yang digunakan dalam ayat diatas adalah dzikr, sedangkan makna dzikir adalah menghadirkan sesuatu dalam benak (hati) kita. Dzikir kepada Allah adalah bagaimana kita berusaha untuk menghadirkan Allah dalam setiap kegiatan kita. Perbanyaklah mengingat Allah, maka Insya Allah hati akan menjadi lebih tentram.

Yang kedua, manusia adalah makhluk yang senantiasa lupa... dan makluk yang juga dapat dengan mudah mengingat sesuatu. Untuk melupakan sama sulitnya dengan mengingat..keduanya perlu proses.

Sebuah proses (upaya apapun juga bentuknya) diperlukan untuk mengingat seseorang atau melupakan seseorang. Ketika seseorang mengisi ingatannya dengan satu hal yang baru, bisa jadi ia akan dengan mudah melupakan hal yang tidak penting dalam memorynya.

Melalui penjelasan ini, dan dikaitkan dengan hal yang pertama, maka cara terbaik untuk melupakan seseorang dan sekaligus hati menjadi tentram adalah dengan memperbanyak upaya kita untuk lebih mengingat Allah.


Hadirilah majelis-majelis yang di sukai oleh Allah, isilah memori kita dengan hafalan Al Quran, hadits, buku-buku yang bermanfaat. Atau sibukkanlah diri kita dengan berbagai kegiatan yang dapat mendekatkan diri kita dengan Allah. Dan yang terpenting, berdoa'lah kepada Allah dan lakukanlah semua ini dengan istiqomah.

Insya Allah, Allah akan memberikan kemudahan pada kita dalam proses melupakan seseorang.

Segala kebaikan datangnya dari Allah, segala kekhilafan datangnya dari saya mohon di maafkan.

Salam.

Lainnya..

Kesuksesan

Empowering Spiritual Power (1) Kita sering mendengar kata sukses. Tentunya kita semua ingin menjadi orang yang sukses. Dalam pandangan manusia, mungkin kesuksesan itu adalah, menjadi kaya, memiliki keluarga yang terlihat harmonis, mendapatkan pujia...

Selengkapnya

Krisis Ekonomi..?

Banyak manusia yang menjadi ketakutan karena disebabkan krisis ekonomi...Krisis ekonomi tentunya akan berpengaruh dan berkaitan terhadap harta seseorang..Hal ini tentunya akan sangat memperngaruhi kehidupan seseorang..., Bagaimanakah Islam memandang ...

Selengkapnya

Kepanikan Zionis Israel

Kedunguan, kebebalan dan kekebalan Zionis-Israel terhadap kutukan masyarakat dunia atas kebiadabannya terhadap rakyat Palestina dan Libanon, rupanya kini bisa dibuat “paranoid” (ketakutan) oleh Randa Ghazi seorang gadis belia yang menulis novel berju...

Selengkapnya

Tentang Pernikahan

Risalah Wanita (EPS 23) Dalam surat al a'roof ayat 16 di abadikan satu kejadian ; Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,  (7 :16) Aya...

Selengkapnya

Bolehkah menikah beda agama...?

Jika kita perhatikan, 'hidup bersama' atau 'kumpul kebo' pada prakteknya 'hampir tidak ada bedanya' dengan pasangan suami-istri yang sudah menikah. Hubungan secara manusia dalam konteks 'hidup bersama tanpa sebuah pernikahan' tentunya didasari oleh '...

Selengkapnya

Wanita dalam Al Quran

Risalah Wanita (Eps 4) Al Quran adalah bentuk kasih sayang Allah, yang bertjuan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Bukan untuk membebani manusia, atau menyulitkan manusia. Para ulama sepakat, bahwa secara garis besar, Al Quran ...

Selengkapnya

Komitmen

Empowering Spiritual Power: Komitmen   Dalam uraian yang lalu, kita telah sedikit membahas tentang masa yang mengantarkan perjalanan manusia melalui surat Al Ashr. Surat dalam ayat ini diakhiri dengan mereka yang mendapatkan kesuksesan yang hakiki,...

Selengkapnya

Tentang Iman

Risalah Wanita (Eps 6) Sering kali kita mendengar kata-kata iman. Dalam bahasa arab, semua kata yang terdiri dari alif, mim, dan nun, mengandung makna pembenaran, percaya, dan ketenangan hati. Orang beriman, adalah mereka yang percaya, membenark...

Selengkapnya

Spiritual for Business #1

You Will get What You Give..! Para pengguna internet  pasti tahu google atau yahoo.. Google dan yahoo adalah dua diantara portal pencari terbesar saat ini yang banyak memberikan manfaat dan kemudahan pada para pengguna internet..Kemudahan yang mere...

Selengkapnya

Hati, Niat & Istiqomah..

Tulisan ini adalah jawaban untuk share dengan salah satu sahabat yang mengajukan pertanyaan di forum majelis ta’lim Al Ashr di facebook.. Dalam pertanyaan ini setidaknya ada beberapa hal yang perlu kita cermati,.. Yang pertama adalah hubungan a...

Selengkapnya

Produktivitas dalam islam

Risalah Wanita (Eps 16) Zakat, termasuk dalam rukun islam yang juga merupakan dari wujud keimanan seseorang. Dalam konteks rukun islam, Zakat sangat berkaitan dengan syahadat, shalat dan puasa yang telah secara singkat telah disampaikan.. Dalam...

Selengkapnya

Tentang Amal

Risalah Wanita (Eps 9) Dalam ilustrasi lilin pada episode yang lalu, sebagai orang yang percaya bahwa api yang menyala pada lilin itu panas, maka dirinya tidak akan pernah membiarkan tangannya berada di atas api tersebut. Berbeda dengan seorang anak...

Selengkapnya

Akidah & Akhlak Mulia

Akidah & Akhlak Mulia Oleh: K.H. Athian Ali M. Da’i, MA   “Kalian tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kalian menginfakkan sebagian harta yang kalian cintai. Dan apa pun yang kalian infakkan, tentang hal itu sungguh Allah Maha Mengetahui” ...

Selengkapnya

Nasihat Rasulullah SAW bagi kaum wanita

Risalah Wanita (EPS 28) “Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. (HR. Bukhari dan Muslim) Surga dan n...

Selengkapnya

Haji, Jihadnya kaum wanita

Risalah Wanita (EPS 18) Setiap orang tentunya akan senang jika ia diperlakukan dengan perlakuan yang khusus, atau spesial. Biasanya, satu bentuk perlakuan khusus sangat berkaitan erat dengan jabatan, atau kedudukan seseorang, semakin penting ke...

Selengkapnya

Indahnya Rumah Laba-Laba

Indahnya Rumah Laba-Laba Oleh : Tardjono Abu M. Muas Dalam kehidupan keseharian kita, tentu kita pernah melihat dan atau mengenal salah satu makhluk Allah dari sekian banyak makhluk ciptaan-Nya yang hidup di sekeliling kita. Salah satu makhlu...

Selengkapnya

Wanita, Wali dan Wakil Allah

Risalah Wanita  (Eps 3): Jika kita memperhatikan Al Quran, seringkali kita temukan kata kami pada ayatnya, misalnya… “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan”. ( Al Qadr : 97 : ) Atau dalam ayat lain, “Sesung...

Selengkapnya

Agama dan ilmu pasti

Apakah agama itu sebuah ilmu pasti seperti matematika...?

Selengkapnya

Balada Musafir

B a l a d a   M u s a f i r Oleh : K.H. Athian Ali M. Da’i, MA Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan dunia ibarat orang dalam perjalanan menunggang kendaraan, lalu berteduh di bawah pohon untuk berisitirahat dan setelah itu meninggalkannya“ (HR. Ibnu M...

Selengkapnya

Menyikapi Musibah

Menyikapi Musibah Oleh: K.H. Athian Ali M. Da’i, MA Bagi seorang mu’min tentu meyakini bahwa, segala sesuatu hanya akan yang terjadi di dunia ini karena, “Kun Fayakun” Allah, sehingga segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini terutama yang ti...

Selengkapnya

Antara Jiwa dan Jasad

Kejadian ketika Allah mengambil kesaksian dan sumpah dari setiap jiwa memberikan informasi kepada kita, bahwa pada hakikatnya, manusia adalah makhluk spiritual. Kemudian, setelah kesaksian setiap jiwa di alam ruh / jiwa itu, maka Allah melalui mekani...

Selengkapnya

Tentang Islam

Islam menurut bahasa, islam memiliki arti ; selamat, kedamaian, sentausa, sedangkan dalam istilah syar'i islam berserah diri, tunduk patuh, dengan kesadaraan yang tinggi tanpa paksaan. Sedangkan islam secara makna, maka akan menjadi sangat luas jika ...

Selengkapnya

Ghazwul Fikri

Ghazwul Fikri Oleh : Abu Muas Tardjono Disasari atau tidak, kini kaum kuffar dan munafiqin secara gencar dan sistematis berupaya keras mengeliminasi Islam supaya tidak berkembang dan berupaya pula menghancurkan Islam dari dalam. Program eliminas...

Selengkapnya

Tentang Syahadat

Risalah Wanita (Eps 10) Islam menurut bahasa, islam memiliki arti ; selamat, kedamaian, sentausa, sedangkan dalam istilah syar'i islam berserah diri, tunduk patuh, dengan kesadaraan yang tinggi tanpa paksaan. Sedangkan islam secara makna, maka ...

Selengkapnya

More in: Inspirasi

-
+
9

Video Jalan Inspirasi..