





![]() | Hari ini : | 43 |
![]() | Kemarin : | 34 |
![]() | Minggu ini : | 184 |
![]() | Minggu Lalu : | 87 |
![]() | Bulan ini : | 265 |
![]() | Bulan Lalu | 185 |
![]() | Semua : | 20395 |
IP Anda : 38.107.191.116
,
Today: Mar 10, 2010
- Istri menggugat cerai...?
- Pemimpin dalam Islam
- Bolehkah menikah beda agama...?
- Tentang Do'a (Bag 2)
- Tentang Tafsir
- Hati, Niat & Istiqomah..
- Kisah Siti Khadijah
- Nasihat Rasulullah SAW bagi kaum wanita
- Wanita pilihan Allah
- Kisah Siti Hajar
- Kiat mencetak anak yang sholeh
- Tentang Musibah
- Taubat dan cobaan ..
- Tentang Do'a
- Akhlaq kepada lingkungan
- Tentang Musibah
- Kenangan terindah..
- Nasihat Rasulullah SAW bagi kaum wanita
- Lembaran kertas putih
- Belajar dari Alam
- Wanita pilihan Allah
- Lelaki Pilihan Allah
- Tentang Pernikahan
- Tentang Cinta
- Rahasia dan resep kecantikan Audrey Hepburn
- Narsisme..
- Kisah Siti Hajar
- Haji, Jihadnya kaum wanita
- Kisah Siti Khadijah
- Produktivitas dalam islam
Video Clip -Perjalanan Manusia
Taubat dan cobaan ..
Mencoba sharing sesuai dengan pertanyaan salah satu sahabat di forum majelis ta’lim Al Ashr di FB, tentang, “Mengapa jika kita hendak bertaubat, banyak sekali cobaan yang kita hadapi”.
Marilah kita mulai dulu dari pengertian kata taubat. Taubat bermakna kembali lagi ke tempat semula (awal) setelah berpisah. Ilustrasinya seperti orang yang kembali ke rumah setelah ia bepergian. Dalam konteks agama, taubat adalah kembali kejalan yang benar untuk mendekatkan diri kepada Allah setelah ia pergi meninggalkan jalan Allah.
Seseorang yang bertaubat adalah ia yang menyadari bahwa jalan yang selama ini ia tempuh adalah jalan yang menjauhkan dirinya dari Allah, dan jalan itu dalam Al Quran dinyatakan sebagaimana ayat ;
“Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil." Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka”. (QS :17 :62-64)
“Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk”. (QS : 43 :37)
“Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan)”. (QS :7 :202)
“Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia”. (QS :25:29)
Dari beberapa ayat diatas bisa kita simpulkan bahwa, Iblis dan syaitan sangat bersungguh-sungguh untuk menyesatkan manusia. Sampai-sampai ada yang mengatakan, Iblis dan syaitan bersungguh-sungguh menyesatkan manusia untuk mengikuti jalan mereka, sebagaimana hamba yang bersungguh-sungguh taat kepada Allah.
Melalui ayat diatas pula kita menyadari bahwa untuk bertaubat (kembali ke jalan Allah), Iblis akan senantiasa mengganggu manusia. Dan hal ini adalah salah satu bentuk ujian (cobaan) yang Allah berikan kepada setiap hamba-Nya.
Sedangkan dalam konteks ujian atau cobaan yang Allah berikan kepada manusia sangat beragam dan bertingkat-tingkat. Manusia akan di uji sesuai dengan kadar kesanggupannya. Ujian seorang presidan sangat berbeda dengan ujian seorang tukang batu, masing-masing telah Allah tetapkan sesuai dengan keadaan manusia itu,
Setidaknya dalam konteks ujian / cobaan, ia terbagi menjadi dua bagian besar ;
Yang pertama, ujian atau cobaan yang di alami seseorang ketika ia hendak bertaubat dari jalan kesesatan menuju jalan kebaikan. Sampai ia mencapai derajat mukhlisin. Hal ini sebagaimana dinyatakana melalui ayat ;
“Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka”. ( QS :38 : 82-83).
Yang kedua, ujian atau cobaan untuk mengukuhkan keimanan seseorang yang telah berada dalam kategori mukhlisin, untuk mencapai derajat yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Dan diterangkan pula sebagaimana sabda Rasulullah saw ;
“Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi)
Atau sebagaimana dalam riwayat lain ;
“Sa'ad bin Abi Waqqash berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?" Nabi Saw menjawab, "Para Nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamnya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)
Kedua hal ini akan terus menerus terjadi dalam kehidupan manusia. Jika ia tidak berada pada kategori yang pertama, pastilah ia akan berada pada kategori yang kedua. Dan dalam konteks perjalanan manusia dan tujuan pokok penciptaannya di dunia hal ini semakna dengan firman Allah ;
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. (QS :67 :2).
Insya Allah, melalui ilustrasi singkat ini, dapat merubah paradigma kita dalam memandang setiap ujian dalam kehidupan ini.
Allah tidak memberikan ujian kepada kita kecuali Allah menginginkan kebaikan untuk diri kita sendiri, jika diumpamakan, sama seperti seseorang siswa, semakin tinggi gelar yang akan dicapainya, semakin sulit pula ujian yang akan ditempuhnya…
Wallahu’alam.
Lainnya..
Taubat dan cobaan ..Mencoba sharing sesuai dengan pertanyaan salah satu sahabat di forum majelis ta’lim Al Ashr di FB, tentang, “Mengapa jika kita hendak bertaubat, banyak sekali cobaan yang kita hadapi”.Marilah kita mulai ... Selengkapnya |
Tentang ShalatRisalah Wanita (Eps 12) Jika pada suatu saat kita di undang oleh seseorang untuk datang ke rumahnya, dan dalam undangan itu kita hanya mengenal nama ... Selengkapnya |
Kisah Siti KhadijahRisalah Wanita (EPS 17) Khadijah binti khuwailid, adalah nama yang sudah tidak asing lagi…. Beliau di juluki Ath-thohirah, yang berarti bersih dan suci. Beliau tumb... Selengkapnya |
Wanita pilihan AllahRisalah Wanita (EPS 25) Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat... Selengkapnya |
Ilmu dan ImanRisalah Wanita (EPS 7)Tentunya, kita pernah mendengar, bagaimana perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan hak wanita..Salah satu perjuangan yang Beliau anggap penting adalah mendirikan sekolah bagi kaum wanita.Karena pada waktu itu, ... Selengkapnya |
Haji, Jihadnya kaum wanitaRisalah Wanita (EPS 18) Setiap orang tentunya akan senang jika ia diperlakukan dengan perlakuan yang khusus, atau spesial. Biasanya, satu bentuk perlakuan khusus sangat berkaitan erat deng... Selengkapnya |
Tentang CintaRisalah Wanita (EPS 22) Cinta yang bersemayan dalam hati, merupakan hal yang banyak mengandung misteri… Pembahasannya tidaklah pernah berakhir…sampai tidak ada lagi manusia yang memi... Selengkapnya |
Krisis Ekonomi..?Banyak manusia yang menjadi ketakutan karena disebabkan krisis ekonomi...Krisis ekonomi tentunya akan berpengaruh dan berkaitan terhadap harta seseorang..Hal ini tentunya akan sangat memperngaruhi kehidupan seseorang..., Bagaimanakah Islam memandang hal ... Selengkapnya |
Kisah MaryamRisalah Wanita (Eps 15) Surat Maryam yang tertera dalam Al Quran, merupakan bukti bahwa kaum wanita bukanlah kaum yang lemah, kaum tidak dapat dijadikan panutan. Kisah Maryam yang sekaligus ... Selengkapnya |
Kenangan terindah..Indahnya sebuah kenangan membuat kita mencoba untuk mengulangi lagi apa yang pernah kita lakukan....tersenyum, bergembira, bersedih dan berabgai hal lainnya ketika mengingat apa yang pernah kita rasakan... Ber-empati kepada sesama, ... Selengkapnya |
Tentang SyahadatRisalah Wanita (Eps 10) Islam menurut bahasa, islam memiliki arti ; selamat, kedamaian, sentausa, sedangkan dalam istilah syar'i islam berserah diri, tunduk patuh, dengan kesadaraan yang tinggi ... Selengkapnya |
Krisis kepercayaanDisorientasi manusia dalam kehidupannya dapat menimbulkan sebuah dampak yang sangat berarti, yaitu krisis ... Selengkapnya |
|
More in: Inspirasi |
||
- + 12 |
||








