Komentar
Suka Situs Ini...?
www.radiorisalah.com






![]() | Hari ini : | 508 |
![]() | Kemarin : | 567 |
![]() | Minggu ini : | 1547 |
![]() | Minggu Lalu : | 3911 |
![]() | Bulan ini : | 3765 |
![]() | Bulan Lalu | 16945 |
![]() | Semua : | 227664 |
IP Anda : 38.107.179.237
,
Today: Feb 07, 2012
Artikel dibaca
Pengunjung dari..
German
- Über den Glauben
- Ist die Religion eine exakte Wissenschaft wie Mathematik ...?
- Produktivität im Islam
- Das Geheimnis und das Rezept der Schönheit von Audrey Hepburn
- Ist es erlaubt in verschiedenen Religionen zuheiraten…?
- ber die Interpretierung (Tafsir)
- Ratschläge für Frauen von Rasulullah SAW
- Herz, Absicht (Niat )& Standfestigkeit (istiqomah)
- Die Frau, die eine Scheidung fordert...?
- Führer im Islam
Tentang Do'a (Bag 2)
Apakah do'a orang kafir di kabulkan...?
"Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatupun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan doa orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka".(QS 13 : 14).
Melalui ayat ini kita bisa memahami, mereka yang menyembah selain Allah mereka do'a mereka tidaklah pernah di kabulkan sampai hari kiamat oleh sesembahan mereka. Tetapi pada kenyataannya, dalam keseharian, kita seringkali melihat ada teman atau orang yang berdo'a kepada selain Allah, lalu mereka menyatakan bahwa do'a mereka di kabulkan...?
ilustrasinya seperti seorang yang berdo'a (kepada selain Allah) agar ia dapat naik jabatan, dan tiba-tiba beberapa saat kemudian dia mengabarkan pada bahwa dirinya memang naik jabatan. Atau, ketika seseorang berdoa (kepada selain Allah) agar ia diberikan rezeki untuk membeli rumah baru dan mobil baru, lalu beberapa saat kemudian, ia datang ke hadapan kita dengan berita do'a-nya sudah dikabulkan karena rumahnya sekarang baru dan mobilnya juga baru.
Berkaitan dengan ayat ini dan fenomena ini, maka pertanyaannya adalah, apakah esensi dari do'a itu sendiri..?
Secara bahasa, do'a bermakna mengharapkan hadirnya satu kebaikan, permohonan, permintaan.
Dalam konteks berdo'a (mengharapkan satu kebaikan, permohonan, permintaan) hal ini sangat erat kaitannya setidaknya dengan dua hal, pengetahuan (ilmu) dan keinginan seseorang.
Ilustrasinya adalah ; seseorang loper koran berkeinginan membeli sepeda motor, karena sejauh pengetahuan (ilmu) yang ia miliki, jika ia memiliki sepeda motor, maka hal itu akan memberikan kebaikan untuk dirinya. Dengan ilmu dan keinginan yang ia miliki, maka ia berdoa kepada Allah, agar dimudahkan rezeki untuk membeli sepeda motor. Hal inilah yang biasanya terjadi pada kebanyakan manusia. Pemahaman umum dari ber-doa adalah, memohon kepada yang mereka sembah agar keinginannya (apapun juga) dapat tercapai.
Di dalam Al Quran hal ini dinyatakan dengan jelas melalui kisah Karun ;
"Maka keluarlah Karun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia: "Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar". Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: "Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang- orang yang sabar". Maka Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu, berkata: "Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang- orang yang mengingkari (nikmat Allah)". (QS 28:79-82)
Ayat diatas memperlihatkan kepada kita tentang hubungan antara keterbatasan ilmu yang mendorong satu keinginan. Dan lebih jauh lagi, untuk mewujudkan keinginan tersebut seseorang akan melakukan berbagai upaya, dan salah satunya adalah doa. Hal ini sebagaimana yang mereka ucapkan, ""Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Karun".
Hal ini berbeda dengan orang yang diberi ilmu pengetahuan, ilmu dan keinginan mereka tersirat melalui ucapan mereka ""Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang- orang yang sabar".
Dan ketika Allah menenggelamkan Karun berserta seluruh hartanya, maka orang yang tadinya bercita-cita ingin seperti Karun, tersadarkan, bahwa Allah telah memberikan karunia-Nya kepada mereka, lebih baik dari apa yang mereka cita-citakan.
Kisah ini semakna dengan sabda sebuah hadits Rasulullah saw ;
“Tidak ada seorang muslim pun yang berdo'a dengan do'a yang tidak mengandung dosa dan memutuskan hubungan silaturahmi, kecuali Allah akan memberikan kepadanya satu dari tiga hal: dikabulkan do’anya; ditangguhkan hingga hari kiamat; atau dijauhkan dari suatu keburukan/musibah yang serupa.” (HR. Ahmad dari Abi Said Al Khudri)
Setidaknya, ada 4 hal yang perlu kita cermati melalui hadits diatas ;
- Allah akan mengabulkan doa, selama doa itu tidak mengandung kemaksiatan.
- Allah akan mengabulkan doa seseorang jika syaratnya telah terpenuhi sedangkan cepat atau lambat doa-nya dikabulkan sudah di uraikan pada risalah sebelumnya.
- Allah akan menangguhkan do'anya hingga hari kiamat kelak.
- Allah akan mengganti doa tersebut dengan yang lebih baik. Hal ini sama seperti kisah mereka yang bercita-cita seperti Karun.
Jika di ilustrasikan, ada seseorang yang sangat menginginkan kekayaan, lalu pada setiap malam ia melaksanakan shalat tahajud, agar keinginannya untuk menjadi kaya dapat tercapai. Tetapi, waktu demi waktu, kekayaan yang dinantinya itu tidaklah kunjung datang. Melalui ilustrasi ini apakah do'a orang tersebut tidak dikabulkan..? Jawabannya, do'a tersebut sesungguhnya telah di kabulkan oleh Allah, tetapi, dimana Allah memilihkan yang terbaik untuk hamba-Nya tersebut, itulah yang kita tidak tahu, apakah memang akan terkabul dalam waktu yang tidak lama lagi, ataukah akan dikabulkannya pada hari kiamat, atau, Allah menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari apa yang diminta oleh sang hamba.
Boleh jadi, Allah tidak segera memberikan kekayaan, karena jika kekayaan itu di titipkan kepada sang hamba, maka hamba itu akan berhenti melakukan shalat tahajud, atau hamba itu akan terlena dengan kekayaannya, dan lambat laun ia akan berhenti beribadah kepada Allah. Dan Allah tidak menghendaki hal itu terjadi pada hamba-Nya .
Inilah hakikat dari do'a yang perlu kita pahami, sehingga Rasulullah saw bersabda, "inti dari ibadah itu adalah do'a". Karena do'a adalah salah satu bentuk penyerahan diri, tawakal seorang hamba kepada Allah, Dzat yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya, baik untuk saat ini, maupun untuk kehidupan hamba-Nya di masa mendatang, bukan terwujudnya semua keinginan dari apa yang di inginkan oleh seseorang, karena manusia, sesungguhnya tidaklah mengetahui dengan pasti apa yang terbaik bagi dirinya sendiri, jika ia memandang kehidupan dunia ini hanyalah sementara.
Jika demikian, maka jelaslah fenomena yang kita lihat di sekitar kita, jika ada seseorang yang berdo'a kepada selain Allah, lalu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan di dunia ini, itu bukanlah satu bentuk dari terkabulnya do'a, walaupun ia mendapatkan apa yang di cita-citakannya. Karena belum tentu, ketika keinginan seseorang itu terpenuhi, hal itu akan berdampak baik baginya untuk kehidupan dunia dan akhirat. Sedangkan do'a, adalah harapan seseorang agar hadirnya satu kebaikan, dan hanya Allah sajalah yang paling mengetahui kebaikan apa yang terbaik untuk hamba-Nya, dan ketika permohonan atas satu kebaikan telah diminta oleh seorang hamba kepada Allah, maka wajiblah bagi dirinya untuk bertawakal kepada Allah, mempercayakan bahwa apa yang diberikan Allah adalah yang terbaik bagi dirinya.
Maka jelaslah apa yang dimaksud Allah melalui ayat-Nya ;
"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?"(QS 46:5)
Karena yang mereka sembah (selain Allah) sama sekali tidak dapat memberikan manfaat dan mudhorot bagi kehidupan manusia yang memintanya, hanya Allah saja yang dapat mengabulkan do'a bagi mereka yang telah memenuhi persyaratannya.
Lalu seperti apakah persyaratan yang perlu kita ketahui..?,
Insya Allah akan di uraikan pada kesempatan yang lain..
Wallahu'alam
Lainnya..
Spiritual for Business #1You Will get What You Give..! Para pengguna internet pasti tahu google atau yahoo.. Google dan yahoo adalah dua diantara portal pencari terbesar saat ini yang banyak memberikan manfaat dan ... Selengkapnya |
Tentang SuratRisalah Wanita (Eps 2) Surat adalah salah satu bentuk komunikasi antar manusia yang lebih khusus untuk hubungan yang khusus dan memilik arti tersendiri bagi si penulis dan penerima. Seperti ... Selengkapnya |
KesuksesanEmpowering Spiritual Power (1) Kita sering mendengar kata sukses. Tentunya kita semua ingin menjadi orang yang sukses. Dalam pandangan manusia, mungkin kesuksesan itu adalah, menjadi kaya, memiliki keluarga yang terlihat harmonis, mendapatkan ... Selengkapnya |
Kemuliaan WanitaKatakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. ... Selengkapnya |
Politik, psikotik dan neuroticKURSI KANG ADENG Pilih mana? Kursi dewan atau rumah sakit jiwa. Ketika quick count direalease, maka terkuaklah dengan cepat perhitungan yang mendekati akurat dan jelas memberi gambaran kepada rakyat. Partai ... Selengkapnya |
Surat Dari Sang KekasihRisalah Wanita (Eps 13) Dalam pertemuan yang lalu, kita telah membahas sedikit tentang shalat yang merupakan wujud dari syahadat, tentunya… bahasan mengenai shalat ini merupakan ... Selengkapnya |
Tentang ShalatRisalah Wanita (Eps 12) Jika pada suatu saat kita di undang oleh seseorang untuk datang ke rumahnya, dan dalam undangan itu kita hanya mengenal nama ... Selengkapnya |
Pemimpin dalam Islam"Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya, Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya ... Selengkapnya |
Antara Jiwa dan JasadKejadian ketika Allah mengambil kesaksian dan sumpah dari setiap jiwa memberikan informasi kepada kita, bahwa pada hakikatnya, manusia adalah makhluk spiritual. Kemudian, setelah kesaksian setiap jiwa di alam ruh / ... Selengkapnya |
Penyebab keraguan dalam imanKomitmen merupakan kunci yang penting dalam membukan kesuksesan hakiki. Sebagaimana uraian yang lalu, salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan komitmen seseorang adalah keimanan seseorang kepada Allah dan hari ... Selengkapnya |
Belajar dari AlamRisalah Wanita (EPS 26) (Mencetak anak yang sholeh) Allah memberikan alam raya ini selain untuk dinikmati, tetapi juga untuk di tafakuri, marilah kita mengambil satu pela... Selengkapnya |
Wanita pilihan AllahRisalah Wanita (EPS 25) Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat... Selengkapnya |
Tentang PuasaRisalah Wanita (Eps 14) Jika saja ada…, Sebuah Mall terkenal yang menjual berbagai macam produk dari mulai rumah tangga, pakaian, alat kecantikan, makanan dan minuman, memberikan ... Selengkapnya |
Wujud Ikhlas dalam ZakatIkhlas merupakan kata kunci untuk mencapai kesuksesan hakiki, kesuksesan yang abadi, dan kesuksesan dalam pandangan Allah. Dalam risalah yang lalu (Wujud Ikhlas dalam Shalat) kita sudah sedikit membahas tentang shalat, ... Selengkapnya |
Lembaran kertas putihRisalah Wanita (EPS 27)Tips dalam mendidik anakSeorang anak yang baru lahir itu ibarat sebuah kertas kosong, tinggal peran orang tua dan lingkungannya yang berpengaruh terhadap anak ters... Selengkapnya |
Lelaki Pilihan AllahRisalah Wanita (EPS 24) Banyak sekali ayat-ayat Allah dan hadits Rasulullah yang mengajarkan kepada kaum wanita, agar mereka mendapatkan laki-laki yang Allah pilihkan untuk menjadi suam... Selengkapnya |
Narsisme..Risalah Wanita (EPS 20) “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesu... Selengkapnya |
KomitmenEmpowering Spiritual Power: Komitmen Dalam uraian yang lalu, kita telah sedikit membahas tentang masa yang mengantarkan perjalanan manusia melalui surat Al Ashr. Surat dalam ayat ini diakhiri dengan mereka yang mendapatkan ... Selengkapnya |
Tentang MusibahMensikapi bencana yang terjadi di Indonesia, melalui sudut pandang Al Quran Kata musibah dalam Al Quran berarti, sesuatu yang menimpa manusia, baik berupa hal yang positif maupun yang negatif. Tetapi, ... Selengkapnya |
Wujud Ikhlas dalam ShalatEmpowering Spiritual Power Ikhlas merupakan kata kunci untuk mencapai kesuksesan hakiki, kesuksesan yang abadi, dan kesuksesan dalam pandangan Allah. Hal ini sebagaimana ayat : “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah ... Selengkapnya |
Kisah Siti KhadijahRisalah Wanita (EPS 17) Khadijah binti khuwailid, adalah nama yang sudah tidak asing lagi…. Beliau di juluki Ath-thohirah, yang berarti bersih dan suci. Beliau tumb... Selengkapnya |
Wanita dalam Al QuranRisalah Wanita (Eps 4)Al Quran adalah bentuk kasih sayang Allah, yang bertjuan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Bukan untuk membebani manusia, atau menyulitkan manusia. Para ulama sepakat, bahwa ... Selengkapnya |
Kiat mencetak anak yang sholehPada umumnya, setiap orang tua menginginkan anak yang sholeh, anak yang memiliki kepribadian yang baik. Secara singkat, setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan anak yang sholeh ... Selengkapnya |
Wanita, Wali dan Wakil AllahRisalah Wanita (Eps 3): Jika kita memperhatikan Al Quran, seringkali kita temukan kata kami pada ayatnya, misalnya… “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan”. ( Al... Selengkapnya |
|
More in: Inspirasi
|
||
- + 9 |
||
Video dari kami
| Timbangan Lihat selengkapnya |
Amal Manusia Lihat selengkapnya |
Ucapan dan tindakan Lihat selengkapnya |
| Perjalanan Manusia Lihat selengkapnya |
Kemah di padang pasir |
Raja dan Ulama Lihat selengkapnya |









